Hati-Hati Topeng Kristenisasi 'Saksi Yehova'
Siapa itu " Saksi - saksi Yehuwa ?"
Kelompok ini paling aktif dan sangat atraktif dalam pemberitaan Injil. Konon, kelompok ini jumlahnya terbesar di dunia. mengingat kelompok ini sangat aktif menyebarkan Injil dari rumah ke rumah dan mereka sangat militan dalam iman dan pengabaran. semangatnya luar biasa. banyak kalangan muslim tdk mengerti kelompok ini, sehingga tatkala berhadapan dengan mereka, kita menganggap mereka sama dengan kristen pada umumnya dalam pedoman iman padahal beda. Apa saja perbedaannya:
1. Mereka menolak Trinitas.
2. Mereka memercayai ajaran Alkitab bahwa Yehuwa adalah satu-satunya Allah.
3.Yesus adalah Putra Allah, bukan bagian dari Tritunggal (Markus 12:29).
4. Saksi-Saksi Yehuwa tidak memercayai jiwa yang tak berkematian.
5.Setelah seseorang mati ia tidak tahu apa-apa dan menunggu kebangkitan jika ada dalam ingatan Allah Yehuwa.
6.Tidak ada dasar dalam Alkitab bahwa Allah menyiksa orang selama-lamanya di neraka, sifat utama Allah adalah kasih.
7.Mereka juga tidak percaya bahwa orang yang memimpin kegiatan agama harus diberi gelar-gelar yang meninggikan mereka di atas orang lain.—Pengkhotbah 9:5; Yehezkiel 18:4; Matius 23:8-10.
Dalam penginjilannya inilah kaum Muslim sering terkena pengajaran mereka dengan mengatakan ALLAH itu Yahuwe, ALLAh nya Musa, Daud, Dan nabi2 lainnya, dan mereka tidak menyembah Yesus sebagai ALLAH dan tuhan (Sebuah ajaran yang mirip Islam bukan ?).
Dahulu, pengajaran Saksi-Saksi Yehuwa di Indonesia secara resmi dilarang melalui Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 129 Tahun 1976, lewat SK itu, Jaksa Agung telah melarang kegiatan Saksi Yehuwa atau Siswa Alkitab di seluruh wilayah Indonesia. Namun pada Februari 1994 SK ini dicabut dengan berlandaskan Pasal 29 UUD 1945, Tap MPR Nomor XVII/1998 tentang HAM, dan Instruksi Presiden No. 26 Tahun 1998. Pada 1 Juni 2001. Itulah sebabnya mereka hingga sekarang bebas keluar masuk kampung, rumah, dan kantor bahkan di Mall dan Car Free day dihari libur mereka membagi-bagikan traktat dan alkitab serta surat kabar".
Umumnya, mereka yang sudah turun lapangan merupakan penginjil2 berbakat, pinter debat, pinter ayat2 suci baik Alkitab ataupun Al Qur'an dan hadist. Untuk itu perlu membentengi diri dari kelompok ini, galakkan pengajaran dan pembelajaran Kristologi di masjid2, di sekolah dan Madrasah agar tdk tertipu oleh mereka.
Kelompok ini paling aktif dan sangat atraktif dalam pemberitaan Injil. Konon, kelompok ini jumlahnya terbesar di dunia. mengingat kelompok ini sangat aktif menyebarkan Injil dari rumah ke rumah dan mereka sangat militan dalam iman dan pengabaran. semangatnya luar biasa. banyak kalangan muslim tdk mengerti kelompok ini, sehingga tatkala berhadapan dengan mereka, kita menganggap mereka sama dengan kristen pada umumnya dalam pedoman iman padahal beda. Apa saja perbedaannya:
1. Mereka menolak Trinitas.
2. Mereka memercayai ajaran Alkitab bahwa Yehuwa adalah satu-satunya Allah.
3.Yesus adalah Putra Allah, bukan bagian dari Tritunggal (Markus 12:29).
4. Saksi-Saksi Yehuwa tidak memercayai jiwa yang tak berkematian.
5.Setelah seseorang mati ia tidak tahu apa-apa dan menunggu kebangkitan jika ada dalam ingatan Allah Yehuwa.
6.Tidak ada dasar dalam Alkitab bahwa Allah menyiksa orang selama-lamanya di neraka, sifat utama Allah adalah kasih.
7.Mereka juga tidak percaya bahwa orang yang memimpin kegiatan agama harus diberi gelar-gelar yang meninggikan mereka di atas orang lain.—Pengkhotbah 9:5; Yehezkiel 18:4; Matius 23:8-10.
Dalam penginjilannya inilah kaum Muslim sering terkena pengajaran mereka dengan mengatakan ALLAH itu Yahuwe, ALLAh nya Musa, Daud, Dan nabi2 lainnya, dan mereka tidak menyembah Yesus sebagai ALLAH dan tuhan (Sebuah ajaran yang mirip Islam bukan ?).
Dahulu, pengajaran Saksi-Saksi Yehuwa di Indonesia secara resmi dilarang melalui Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 129 Tahun 1976, lewat SK itu, Jaksa Agung telah melarang kegiatan Saksi Yehuwa atau Siswa Alkitab di seluruh wilayah Indonesia. Namun pada Februari 1994 SK ini dicabut dengan berlandaskan Pasal 29 UUD 1945, Tap MPR Nomor XVII/1998 tentang HAM, dan Instruksi Presiden No. 26 Tahun 1998. Pada 1 Juni 2001. Itulah sebabnya mereka hingga sekarang bebas keluar masuk kampung, rumah, dan kantor bahkan di Mall dan Car Free day dihari libur mereka membagi-bagikan traktat dan alkitab serta surat kabar".
Umumnya, mereka yang sudah turun lapangan merupakan penginjil2 berbakat, pinter debat, pinter ayat2 suci baik Alkitab ataupun Al Qur'an dan hadist. Untuk itu perlu membentengi diri dari kelompok ini, galakkan pengajaran dan pembelajaran Kristologi di masjid2, di sekolah dan Madrasah agar tdk tertipu oleh mereka.
Komentar
Posting Komentar